default_mobilelogo

Dalam hal kegiatan pemanenan, IUPHHK-HA PT. Suka Jaya Makmur menerapkan Reduce Impact Logging (RIL) dan memperhatikan dampak kegiatan terhadap vegetasi, tanah, dan situs-situs adat. Adapun tahapan  kegiatan pemungutan hasil hutan meliputi:

  •       Perencanaan penebangan, yaitu pembuatan rencana jalan sarad dan penandaan arah rebah pohon.
  •       Penebangan pohon, pohon yang akan ditebang yaitu yang mempunyai diameter 50 cm up untuk sistem silvikultur TPTI, dan 40 cm up untuk sistem silvikultur TPTJ, alat untuk menebang menggunakan chainsaw. Dalam penebangan pohon akan diperhatikan teknik-teknik menebang, antara lain arah rebah, pohon inti dan kondisi lapangan lainnya.
  •       Penyaradan, areal IUPHHK-HA PT. Suka Jaya Makmur berupa hutan pegunungan (mekanis), sehingga setelah pohon rebah maka untuk mengumpulkan kayu ke tempat pengumpulan kayu (TPn) disarad dengan menggunakan traktor dengan tetap mempertimbangkan dampak kerusakan minimal.
  •       Pembagian batang, setelah pohon disarad ke tempat pengumpulan kayu maka dilakukan pembagian batang menjadi ukuran-ukuran tertentu.
  •       Pengangkutan, pengangkutan kayu dari TPn ke TPK/logyard dan dari log yard ke log pond dengan menggunakan logging truck.
  •       Bongkar muat, untuk memuat dan membongkar digunakan alat bongkar muat yaitu track loader dan wheel loader.

Pada pelaksanaanya pemanenan kayu yang dilaksanakan IUPHHK-HA PT. Suka Jaya Makmur tidak semua jenis dipanen, hanya jenis yang dapat dimanfaatkan industri dan bukan jenis lindung saja yang dimanfaatkan. Setelah kegiatan pemanenan maka dilakukan evaluasi dan monitoring dampak kegiatan terhadap flora dan fauna, fisik tanah dan sosial masyarakat.