default_mobilelogo

PT. Suka Jaya Makmur dalam mengelola hutannya berkomitmen untuk menjaga keseimbangan lingkungan hidup, upaya-upaya yang dilakukan adalah dengan berpedoman pada “Prinsip Kehati-hatian“ dalam mengelola hutan dan berpedoman pada peraturan dan undang-undang yang ditetapkan oleh pemerintah.

PT. Suka Jaya Makmur sudah melakukan analisis dampak lingkungan (AMDAL) yang bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai dampak negatif terhadap lingkungan biotik, abiotik dan dampak sosial akibat dari kegiatan pengelolaan hutan. Membuat dan melaksanakan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) yang bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif dan monitoring dampak negatif yang timbul akibat kegiatan pengelolaan hutan.

Upaya-upaya kegiatan untuk meminimalisir dan monitoring dampak negatif adalah sebagai berikut :

  •       Menerapkan metode RIL (Reduced Impact Logging) pada kegiatan pembukaan wilayah hutan (PWH) dan Penebangan.
  •       Menerapkan teknik konservasi tanah dan air, meliputi : pembuatan dan penanaman trap erosi, penanaman kanan-kiri jalan angkutan, jalan sarad, TPn dan areal tanah kosong/non produktif.
  •       Melakukan monitoring air daerah aliran sungai (DAS) meliputi parameter debit, sedimentasi dan kualitas air sungai dengan metode SPAS (Stasiun Pengamatan Aliran Sungai) dan analisis laboratorium sampel air outlet daerah aliran sungai.
  •       Melakukan monitoring erosi tanah, dengan metode stik ukur dan erosion bride.
  •       Melakukan monitoring iklim mikro areal PT. Suka Jaya Makmur.
  •       Melakukan pengelolaan dan monitoring jenis flora dan fauna yang tergolong langka, hampir punah, endemik dan jenis-jenis yang dilindungi, hasil identifikasi HCVF (High Conservation value Forest).