Orangutan adalah primata yang dahulunya tersebar luas di Asia Selatan-Tenggara, meskipun sekarang hanya ditemukan didua pulau yaitu Borneo dan Sumatera (Groves 2001). Persebaran populasi orangutan terdapat pada dua provinsi di Sumatera (Aceh dan Sumatera Utara), semua provinsi di Kalimantan dan beberapa provinsi terdapat di bagian Sabah dan Serawak, Malaysia (Yeager 1999; Meijaard dkk. 2001)l Utami-Atmoko dkk. 2017). Populasi orangutan liar mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Faktor yang menyebabkan penurunan tersebut antara lain karena kehilangan dan kerusakan habitat yang sangat mempengaruhi kehidupan dan kemampuan berproduksi orangutan (Meijaard dkk. 2001). Perburuan dan perdagangan juga merupakan faktor penyebab turunnya populasi orangutan (Indrawan dkk, 2007; Meijaard dkk. 2001). ke-tiga jenis orangutan berstatus sangat terancam (Critically Endangered berdasarkan daftar merah (Red List) yang dikeluarkan IUCN pada tahun 2016/2017.

PT. Suka Jaya Makmur yang memiliki konsensi sekitar 171.300 Ha merupakan salah satu IHPHHK-HA yang terletak dikawasan lanskap prioritas di Kalimantan Barat untuk mendukung konservasi orangutan, yaitu kawasan rongga Perai yang diindentifikasi memiliki sekitar 2.634 - 3.815 orangutan (Utami-Atmoko dkk, 2017). Hasil kajian HCVF yang dikeluarkan oleh Fauna and Flora International (FFI) dan The Nature Conservancy (TNC) pada tahun 2009, diperkirakan ada sekitar 567 individu orangutan yang hidup di areal konsensi PT. Suka Jaya Makmur yang tersebar di 2 wilayah blok hutan, yaitu 470 individual di Bagian Utara dan 114 individual di bagian selatan.

Selain itu data terbaru hasil survey yang dilakukan pada bulan Juli - Juli 2010 didapatkan hasil kepadatan orangutan pada bagian utara kawasan sekitar 380 - 420 individu (Azwar dkk, 2010), sedangkan pada bagian selatan adalah 239 - 352 induvidu (Azwar dkk, 2010). Sementara hasil survey dan monitoring terakhir (2011) mewakili luasan 170.500 Ha adalah sekitar 675 individu orangutan (WWF, 2011).

Tujuan dari monitoring ini untuk memantau kebeadaan populasi dan distribusi orangutan (Pongo pygmaeus wurmbii) dikawasan konsensi IUPHHK-HA PT. Suka Jaya Makmur, termasuk dihutan lindung yang berada di kawasan PT. Suka Jaya Makmur terutama dibagian selatan dan berdasarkan hasil survey pada tahun 2010 dan 2011. Dari hasil pengamatan sarang di 12 jalur transek (10,8 Km) ditemukan total 66 sarang orangutan. Temuan sarang juga mencatat 5 sarang yang berada diluar jalur pengamatan ketika perjalanan menuju titik awal transek maupun jalan pulang menuju jalan utama.